Solusi Kejang-Kejang Menstruasi (Menstrual Cramps) Sangat Berat/Parah

Diposkan oleh doni Madan on Minggu, 26 Februari 2017

Setelah kita mengulas tentang Mendiagnosa Kejang Menstruasi (Menstrual Cramps). Jika kejang-kejang menstruasi wanita semakin berat/parah saat dikendalikan mungkin dokter telah memberikan resep obat-obat pencegah kehamilan oral dengan dosis rendah. Obat yang mengandung estrogen dan progestin pada suatu siklus yang teratur atau yang diperpanjang. Pendekatan type ini dapat mencegah ovulasi yaitu pelepasan bulanan dari sebuah telur sehingga mengurangi produksi dari prostaglandins yang pada akhirnya, mengurangi keparahan dari kekejangan menstruasi sehingga menjadi suatu menstruasi dengan level rendah/ringan.
Jika wanita menggunakan IUD yang melepaskan jumlah-jumlah yang kecil dari progestin levonorgestrel secara langsung kedalam rongga kandungan, telah dihubungkan dengan suatu pengurangan 50 persen pada kelaziman dari kejang-kejang menstruasi. Berlawanan dengannya, IUDs tidak mengandung hormon-hormon, seperti yang mengandung tembaga, mungkin memperburuk kejang-kejang menstruasi.

Alternatif Solusi Operasi

Banyak wanita dengan kekejangan menstruasi mempunyai suatu operasi yang dikenal dengan D & C (dilation and curettage) untuk mengeluarkan beberapa lapisan dari kandungan. Prosedur operasi ini juga digunakan sebagai tindakan diagnostik untuk mendeteksi kondisi kanker atau prakanker dari lapisan kandungan seorang wanita. Beberapa wanita bahkan mengambil jalan pintas dengan solusi akhir pada persoalan menstruasi dengan mempunayai suatu hysterectomy, operasi yang mengangkat seluruh kandungan.
Zaman ini, ketika seorang wanita mempunyai perdarahan kandungan yang berat dan sakitnya abnormal, dokter mungkin merekomendasikan endometrial ablation, suatu prosedur dimana lapisan kandungan dibakar habis atau diuapkan menggunakan suatu alat yang menghasilkan panas.

Perawatan Secondary Dysmenorrhea

Perawatan penderita secondary dysmenorrhea tergantung pada penyebabnya. Ada sejumlah kondisi-kondisi yang mendasarinya yang dapat menyumbang pada nyeri termasuk :
  • Endometriosis (sel-sel dari rumput liar lapisan kandungan yang berlokasi pada area-area yang lain dari tubuh);
  • Uterine Fibroids (pertumbuhan-pertumbuhan kandungan yang bukan bersifat kanker yang merespon pada tingkat-tingkat estrogen);
  • Adenomyosis (suatu kondisi yang jinak dimana sel-sel dari lapisan kandungan sebelah dalam menyerang dinding berototnya, myometrium);
  • Penyakit peradangan pelvis atau Pelvic inflammatory disease (PID);
  • Adhesions (tempelan-tempelan berserat abnormal antara organ-organ); atau
  • Penggunaan dari suatu intrauterine device (IUD) untuk kontrasepsi.
Semua dari kondisi-kondisi ini harus pertama-tama didiagnosa oleh seorang dokter yang akan kemudian merekomendasikan suatu perawatan yang sesuai.
Jika seorang wanita mulai mengalami perubahan-perubahan pada kejang-kejang menstruasinya, seperti dalam keparahannya, waktunya, atau lokasinya, ia harus berunding (berkonsultasi) dengan dokternya, terutama jika perubahan-perubahanynya adalah penimbulan yang tiba-tiba.

Prognosis Kejang-Kejang Menstruasi

Pada umumnya, kejang-kejang menstruasi seorang wanita tidak memburuk seumur hidupnya. Faktanya, kejang-kejang menstruasi dari primary dysmenorrhea biasanya berkurang dengan umur dan setelah kehamilan. Ini diperkirakan disebabkan oleh fakta bahwa syaraf-syaraf kandungan degenerasi (merosot) dengan umur dan menghilang di akhir kehamilan, dengan hanya suatu bagian dari syaraf-syaraf ini memperbaharui setelah kelahiran anak.
Ketika ada secondary dysmenorrhea dengan suatu kondisi yang mendasarinya yang menyumbang pada nyeri, prognosis tergantung pada keberhasilan perawatan dari kondisi itu.
Demikian solusi kejang menstruasi parah saat wanita-wanita telah mempelajari lebih banyak tentang tubuh-tubuh mereka dan bagaimana untuk memelihara mereka pada kesehatan yang maksimum, kejang-kejang menstruasi telah menjadi kurang dari suatu penyakit yang mengerikan, dan lebih sering, melulu suatu ketidaknyamanan bulanan yang kecil.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...